Halaman

22 September 2017

Currently . . . . .



It's not good to have roommates who just stay nearby from UM , means not Penang .

Being a freshman who did not have so many friends in a new place seem likes i have a bit depression . Fuh Okay

It's quite challenging here because everybody is clever yet so genius . Yas Lord , i should survive here more than three years . I realizes that the more older we are , the lesser friends we had . Making new friends ? hm it's a must and my sissy-ness haunting me again and again .

Hah , i just dislike one thing here which is students' courses registration . Once the system is open , the website is cracked . And I still cant register for my english courses , I already went to Faculty Language and Linguistics (3rd times already ) . TBH the workers there are so nice but i totally dont agree with their responds about these problems . You know what ? They said the intake for students this session is quite higher than previous years so they cant open for more classes bcs no more lecturers . HM OK!

Yas im depressed day by day

Just to remind myself , i still have a tonnes of works to settle by this weekend and I didnt start anything yet , GREAT AA !!

So bye guys



11 Mac 2017

AKADEMIK : Geologi di dalam Al-Quran CTU085


GUNUNG SEBAGAI PASAK
Gunung adalah muka bentuk bumi yang besar terbentang di atas tanah sekitarnya dalam kawasan yang terhad , biasanya dalam bentuk puncak . Gunung biasanya lebih curam daripada bukit . Gunung- gunung ini terbentuk melalui kuasa-kuasa tektonik atau volkanisme . Ketinggian yang tinggi di kawasan pergunungan menghasilkan iklim yang lebih sejuk berbanding kawasan di paras laut . Gunung tertinggi di dunia ialah Gunung Everest di Himalaya di Asia iaitu mempunyai ketinggian 8850 meter dari paras laut .
Gunung memainkan peranan yang sangat penting dalam menstabilkan kerak bumi . Para ahli geologi telah lama meneliti fungi gunung sebagai pasak yang menguatkan permukaan bumi . Salah seorang ahli geologi yang mengkaji tentang fungsi gunung ini ialah Profesor Emeritus Frank Press dari Washington , Amerika Syarikat . Penasihat bidang ilmu pengetahuan era epimpinan Presiden Amerika Syarikat ,Jimmy Carter itu sempat menulis buku berjudul “The Mountains, like pegs, have deep roots embedded in the ground.” Kandungan dalam buku tersebut membicarakan figura gunung apabila dibelah berbentuk irisan maka akan terlihat akar atau alur bersama lava yang mengikat kuat di dasar tanah .Hasil penilitian ilmiah , hal ini telah difirmankan Allah sejak 1400 tahun yang lalu . Penemuan Profesor Emeritus Frank Press  itu membuktikan bahawa Al-quran adalah mukjizat yang benar .
Dalam surah Al-Anbiya’ ayat 31 :
Firman Allah Swt.:
“Dan telah Kami jadikan di bumi ini gunung-gunung.”(Al-Anbiya: 31)
Tafsir Ibn Kathir - Iaitu gunung-gunung yang dipancangkan di bumi agar bumi stabil dan tetap, supaya tidak guncang bersama manusia. Yakni agar bumi tidak bergoyang dan terjadi gempa yang akan membuat manusia hidup tidak tenang di permukaannya. Bumi itu tenggelam di dalam air kecuali hanya seperempatnya saja yang menonjol di atas permukaan air untuk mendapat udara dan sinar matahari, agar penduduknya dapat melihat langit dan segala sesuatu yang ada padanya berupa tanda-tanda yang memukaukan dan hikmah-hikmah serta dalil-dalil yang menunjukkan akan kekuasaan­Nya. Karena itulah disebutkan oleh firman-Nya:
“supaya bumi itu (tidak) guncang bersama mereka.” (Al-Anbiya: 31)
Maksudnya, agar bumi tidak mengguncangkan mereka.
“dan telah Kami jadikan (pula) di bumi itu jalan-jalan yang luas.” (Al-Anbiya: 31)
Yakni celah-celah di gunung-gunung itu yang dapat mereka jadikan sebagai jalan-jalan dari suatu daerah ke daerah yang lain dan dari suatu kawasan ke kawasan yang lain. Seperti halnya yang kita saksikan, bahwa gunung itu menjadi pembatas alam antara satu negeri dengan negeri yang lain. Maka Allah menjadikan padanya celah-celah dan lereng-lereng agar manusia dapat menempuhnya dari suatu negeri ke negeri lainnya dengan melaluinya. Karena itulah disebutkan oleh firman selanjutnya:
“agar mereka mendapat petunjuk.” (Al-Anbiya: 31)
*******************
Adapun firman Allah Swt.:
“Dan Kami menjadikan langit itu sebagai atap yang terpelihara.” (Al-Anbiya: 32)
Yakni di atas bumi, langit bagaikan kubah (atap)nya. Seperti halnya yang disebutkan oleh Allah Swt. melalui firman-Nya:
“Dan langit itu Kami bangun dengan kekuasaan (Kami) dan sesungguhnya Kami benar-benar meluaskannya.” (Adz-Dzariyat: 47)
Dan Allah Swt. berfirman:
“dan langit serta pembinaannya.” (Asy-Syams: 5)
Dan firman Allah Swt. yang mengatakan:
“Maka apakah mereka tidak melihat akan langit yang ada di atas mereka, bagaimana Kami meninggikan dan menghiasinya, dan langit itu tidak mempunyai retak-retak sedikit pun?” (Qaf: 6)
Al-bina artinya pilar kubah, seperti pengertian yang terdapat di dalam sabda Rasulullah Saw.yang mengatakan:
"بُنِيالْإِسْلَامُعَلَىخَمْسٍ"
Islam dibangun di atas lima pilar.
Maksudnya, lima buah pilar penyangga. Hal ini tiada lain menurut kebiasaan orang-orang Arab disebutkan untuk bangunan kemah.
Mahfuzan, artinya yang terpelihara; yakni tinggi dan terjaga agar tidak dapat dicapai.
Mujahid mengatakan bahwa makna yang dimaksud ialah ditinggikan.
قَالَابْنُأَبِيحَاتِمٍ: حَدَّثَنَاعَلِيُّبْنُالْحُسَيْنِ،حَدَّثَنَاأَحْمَدُبْنُعَبْدِالرَّحْمَنِالدَّشْتَكي،حَدَّثَنِيأَبِي،عَنِأَبِيهِ،عَنِأَشْعَثَ -يَعْنِيابْنَإسحاقالقُمِّي-عَنْجَعْفَرِبْنِأَبِيالْمُغِيرَةِ،عَنْسَعِيدِبْنِجُبَيْر،عَنِابْنِعَبَّاسٍ،قَالَرَجُلٌ: يَارَسُولَاللَّهِ،مَاهَذِهِالسَّمَاءُ،قَالَ: "مَوْجٌمَكْفُوفٌعَنْكُمْ"
Ibnu Abu Hatim mengatakan, telah menceritakan kepada kami Ali ibnul Husain, telah menceritakan kepada kami Ahmad ibnu Abdur Rahman Ad-Dusytuki, telah menceritakan kepadaku ayahku, dari ayahnya, dari Asy'as (yakni Ibnu Ishaq Al-Qummi), dari Ja'far ibnu Abul Mugirah, dari Sa'id ibnu Jubair, dari Ibnu Abbas yang menceritakan, bahwa pernah seorang lelaki bertanya kepada Rasulullah Saw., "Wahai Rasulullah, apakah langit ini?" Rasulullah Saw. menjawab, "Gelombang yang dicegah dari kalian (agar tidak runtuh menimpa kalian)."
Mengapa gunung diistilahkan sebagai pasak ? Menurut Profesor Press , kerak bumi mengapung di atas cairan . Lapisan terluar bumi membentang 5KM dari permukaan . Kedalaman lapisan gunung menghujam sejauh 35KM . Dengan demikian , pergunungan adalah umpama pasak yang menstabilkan kerak bumi .
Gempa bumi
Adakkah kita pernah terpikir mengapa gempa bumi sering berlaku pada masa kini sedangkan masih terdapat banyak lagi gunung-ganang di atas muka bumi ini ? Gempa bumi sering berlaku kerana ketidakmampuan bumi menampung segala tekanan dan aktiviti manusia yang tidak pernah puas menggondolkannya . Manusia sanggup meratakan gunung dan bukit semata-mata hanya untuk membina kawasan perumahan dan sebagainya . Seperti yang sedia maklum , gunung-ganang yang diciptakan Allah SWT ini adalah sebagai pasak untuk mengelak gegaran di bumi dan bencana alam . Tetapi disebabkan kerakusan nafsu manusia ,mengejar kemewahan dunia , semua perkara ini tidak dihiraukan . Maka berlakulah gempa bumiyang datangnya daripada plat tektonik dan gunung berapi yang masih aktif . Gempa bumi ini menghasilkan gegaran . Dan gegaran ini tidak dapat dielakkan kerana terdapat banyak gunung dan bukit yang telah diratakan .
Allah SWT berfirman dalam surah Al-Rum ayat 41 :
Telah timbul berbagai kerosakan dan bala bencana di darat dan di laut dengan sebab apa yang telah dilakukan oleh tangan manusia; (timbulnya yang demikian) kerana Allahhendak merasakan sebahagian dari balasan perbuatan-perbuatan buruk yang mereka lakukan , supaya mereka kembali (insaf dan bertaubat).”
Menurut ayat ini , segala perlakuan buruk yang dilakukan manusia pasti ada balasannya . Balasan yang diturunkkan Allah SWT ini ada disebutkan dalam Al-quran .
Firmannya dalam surah Al-Muzammil ayat 14 :
(Azab itu tetap berlaku) pada hari bumi dan gunung-ganang bergoncang (serta hancur lebur) dan menjadilah gunung-ganang itu timbunan pasir yang bersepah.”
Demikanlah gambaran kehancuran yang dilakukan oleh Allah SWT ke atas dunia ini berdasarkan ayat di atas .

ARANG BATU

Arang batu ialah sejenis pepejal hitam, yang digunakan sebagai bahan bakar dengan meluas.Ia terbentuk dalam ekosistem melalui pengawetan tumbuhan oleh air dan lumpur daripada pengoksidaan atau penguraian secara semula jadi. Pepejal ini, yang merupakan batuan yang keras dan mudah terbakar (justeru namanya, arang batu), mengandungi karbon dan hidrogen (serta sebatian hidrokarbon), selain sebatian dan unsur-unsur lain, terutamanya sulfur.Ia digali dari bumi melalui lombong arang batu, samada di bawah tanah atau secara terbuka di permukaan bumi.
Sehingga ke hari ini, arang batu menjadi sumber utama bagi penjanaan tenaga elektrik di seluruh dunia.Pembakaran arang batu turut membebaskan karbon dioksida dan juga jelaga-jelaga ke udara, sekaligus kegiatan ini dianggap sebagai penyumbang utama terhadap pembebasan gas rumah hijau, selain pencemaran udara.Analisa unsur memberikan rumus formula empiris bagi arang batu ialah C13H97O9NS untuk bituminous dan C240H90O4NS untuk antrasit .
Asal usul batu bara dalam Al Quran:
Ada 2 teori yang menerangkan terjadinya batu bara iaitu :
Teori In-situ : Batubara terbentuk dari tumbuhan atau pohon yang berasal dari hutan dimana batubara tersebut terbentuk. Batubara yang terbentuk sesuai dengan teori in-situ biasanya terjadi di hutan basah dan berawa, sehingga pohon-pohon di hutan tersebut pada saat mati dan roboh, langsung tenggelam ke dalam rawa tersebut, dan sisa tumbuhan tersebut tidak mengalami pembusukan secara sempurna, dan akhirnya menjadi fosil tumbuhan yang membentuk sedimen organik.
Teori Drift : Batubara terbentuk dari tumbuhan atau pohon yang berasal dari hutan yang bukan di tempat dimana batubara tersebut terbentuk. Batubara yang terbentuk sesuai dengan teori drift biasanya terjadi di delta-delta, mempunyai ciri-ciri lapisan batubara tipis, tidak menerus (splitting), banyak lapisannya (multiple seam), banyak pengotor (kandungan abu cenderung tinggi). Proses pembentukan batubara terdiri dari dua tahap iaitu tahap biokimia (penggambutan) dan tahap geokimia (pembatubaraan).
Tahap penggambutan (peatification) adalah tahap dimana sisa-sisa tumbuhan yang terakumulasi tersimpan dalam kondisi bebas oksigen (anaerobik) di daerah rawa dengan sistem pengeringan yang buruk dan selalu tergenang air pada kedalaman 0,5 – -[10 meter. Material tumbuhan yang busuk ini menjadi humus yang selanjutnya oleh bakteri anaerobik dan fungi diubah menjadi gambut.
Tahap pembatubaraan (coalification) merupakan gabungan proses biologi, kimia, dan fizik yang terjadi kerana pengaruh pembebanan dari sedimen yang menutupinya, suhu , tekanan, dan waktu terhadap komponen organik dari gambut.
Kedua teori ini menegaskan bahwa asal dari batu bara adalah tumbuh-tumbuhan meskipun cara pembentukannya yang berbeza. Dan Al Quran telah menyatakan hal ini dalam QS Al A'la 4-5:
Firman Allah Swt.:
“dan yang menumbuhkan rumput-rumputan.” (Al-A'la: 4)
Yakni semua jenis tumbuh-tumbuhan dan tanam-tanaman.
“lalu dijadikan-Nya rumput-rumput itu kering kehitam-hitaman.” (Al-A'la: 5)
Menurut Ibnu Abbas, artinya kering dan berubah warnanya; dan hal yang semisal telah diriwayatkan dari Mujahid, Qatadah, dan Ibnu Zaid.
Ibnu Jarir mengatakan bahwa sebagian orang yang ahli dalam bahasa Arab (ulama Nahwu) mengatakan bahwa dalam kalimat ini terkandung taqdim dan takhir dan bahwa makna yang dimaksudnya ialah bahwa Tuhan Yang telah menumbuhkan rumput-rumputan, kemudian tampak hijau segar, lalu berubah menjadi layu berwarna kehitam-hitaman, sesudah itu menjadi kering kerontang. Kemudian Ibnu Jarir memberi komentar, bahwa sekalipun pendapat ini termasuk salah satu dari takwil makna ayat, tetapi tidak benar mengingat pendapat ini bertentangan dengan pendapat-pendapat ulama ahli takwil.

Imam As Tsa'labi mengatakan: "al Mar'aa" adalah tumbuh-tumbuhan baik berwarna hijau, kuning, merah dan putih, "ghutsa'" bermakna kering dan usang, "ahwaa" adalah hitam (Al Kasyfu wal Bayaan).
Ibnu Athiyah mengatakan "al mar'aa" adalah tumbuhan, "ghutsa' " tumbuhan yang kering dan telah tercerai berai, "ahwaa" adalah hitam (Al Muharror Al Wajiiz), Imam Al Qurthubi mengatakan "Ahwa" adalah hitam. (Tafsir Al Qurthubi).
Kata "ahwa" yang bermakna hitam, adalah ungkapan yang sangat cermat yang digunakan Al Quran untuk menjelaskan akhir dari perjalanan proses penggambutan tumbuh-tumbuhan, dan ditemukannya batu bara hitam yang ternyata berasal dari tumbuhan yang membusuk menegaskan kebenaran Al Quran yang berasal dari Allah.
Maha Benar Allah dalam segala firman-Nya.

PERLOMBONGAN DI MALAYSIA
  • Bilangan lombong yang beroperasi pada akhir tahun 2000 ialah sebanyak 40 buah. Perlombongan timah hanya tertumpu di Semananjung Malaysia.
  • Mineral utama yang dihasilkan termasuklah timah, emas, besi, arang batu, bauksit dan kaolin. Manakala mineral- mineral seperti zirkon, ilmenit and struverit merupakan hasil sampingan dari perlombongan timah.
  • Terdapat 23 buah lombong di Perak, 11 buah di Selangor, 2 buah di Johor dan Pahang dan 1 buah di Kedah dan Terengganu.
Perlombongan Arang Batu
1.  Walaupun arang batu terdapat di Sabah dan Sarawak, hanya lapangan arang batu di Sarawak sahaja yang dimajukan sekarang.
2.  Terdapat 6 buah lombong yang beroperasi pada akhir tahun 2000 iaitu 5 lombong dedah dan sebuah lombong bawah tanah.
3.  Empat lombong dedah beroperasi di lapangan arang batu Merit dan sebuah lombong bawah tanah di kawasan Silantek. Manakala sebuah lombong dedah telah memulakan operasinya di kawasan Balingian dalam sukutahun keempat tahun 2000.
4.  Jumlah bilangan pekerja yang terlibat dalam perlombongan arang batu di Sarawak ialah seramai 219 orang .
Kesan Aktiviti Perlombongan Terhadap Alam Sekitar
·         Tiga masalah yang terlibat iaitu:
i)      sebelum perlombongan
ii)     semasa perlombongan
iii)selepas perlombongan
Sebelum perlombongan
·         Kemusnahan flora dan fauna semasa proses mencari dan menyediakan tapak perlombongan di mana mengakibatkan gangguan pada ekosistem alam
·         Kemusnahan kepada flora mengakibatkan terjadinya banjir dan tanah runtuh
·         Ketidakseimbangan atmosfera berlaku disebabkan oleh kitaran gas yang tidak seimbang
Semasa perlombongan
·         Pencemaran bunyi terhasil daripada aktiviti perlombongan seperti letupan, jen tera dan sebagainya.
·         Pencemaran udara di sebabkan oleh habuk dan debu serta asap-asap jentera.
·         Pencemaran air terjadi daripada sisa yang di hasilkan.
·         Menghasilkan kawasan yang mempunyai kestabilan cerun yang rendah di mana boleh mengakibatkan kegagalan cerun dan seterusnya menyebabkan hakisan tanah dan tanah runtuh serta meninggalkan permukaan dengan tebing yang curam.
·         Kesan kepada perlombongan bawah tanah termasuklah banjir dan runtuhan bumbung
·         Masalah gegaran akibat daripada letupan yang boleh ,menyebabkan retakan pada struktur-struktur bangunan.
·         Bahaya kepada penduduk sekitar akibat daripada letupan di mana berlakunya penerbangan jasad batuan yang boleh menyebabkan kecederaan.
Selepas pelombongan
·         Tinggalan  lubang lombong yang tidak tertutup dan membahayakan serta menghasilkan pemandangan yang buruk
·         Menghasilkan tebing yang curam yang boleh menyebabkan tanah runtuh dan hakisan yang teruk.
·         Sistem saliran tersumbat dan tercemar akibat daripada hakisan dan sisa yang ditinggalkan.


LAPISAN BUMI

Secara struktur bumi dibagi menjadi 3 lapisan utama, yaitu kerak bumi (crust), selimut (mantle), dan inti (core).Struktur bumi seperti itu mirip dengan telur, iaitu cangkangnya sebagai kerak, putihnya sebagai selimut, dan kuningnya sebagai inti bumi.
1.       Kerak Bumi (Crust)
Kerak bumi merupakan lapisan kulit bumi paling luar (permukaan bumi).Kerak bumi terdiri dari dua jenis, iaitu kerak benua dan kerak samudra.Ketebalan lapisan kerak bumi mencapai 70 km dan tersusun atas batuan-batuan basah dan masam.Namun, ketebalan lapisan ini berbeza antara di darat dan di dasar laut. Di darat ketebalan lapisan kerak bumi mencapai 20-70 km, sedangkan di dasar laut mencapai sekitar 10-12 km. Lapisan ini menjadi tempat tinggal bagi seluruh makhluk hidup. Suhu di bahagian bawah kerak bumi mencapai 1100°C.
Kerak bumi merupakan bahagian terluar lapisan bumi dan memiliki ketebalan 5-80 km. Kerak dengan mantel dibatasi oleh Mohorovivic Discontinuity.Kerak bumi dominan tersusun oleh feldsfar dan mineral silikat lainnya. Kerak bumi dibezakan menjadi dua jenis yaitu :
Kerak samudra, tersusun oleh mineral yang kaya dengan Si, Fe, Mg yang disebut sima. Ketebalan kerak samudra berkisar antara 5-15 km (Condie, 1982)dengan berat jenis rata-rata 3 gm/cc. Kerak samudra biasanya disebut sebagai lapisan basaltis kerana batuannya kebanyakan  berkomposisi basalt.
Kerak benua, tersusun oleh mineral yang kaya akan Silikon dan Aluminium .Ketebalan kerak benua berkisar antara 30-80 km (Condie,1982) rata-rata 35 km dengan berat jenis rata-rata sekitar 2,85 gm/cc. Kerak benua biasanya disebut sebagai lapisan granitis kerana komposisi batu-batuannya  kabanyakannya terdiri daripada granit .
Selain perbezaan ketebalan dan berat jenis, umur kerak benua biasanya lebih tua dari kerak samudra.Batuan kerak benua yang diketahui sekitar 200 juta tahun atau Jura.Umur ini sangat muda bila dibandingkan dengan kerak benua yang tertua iaitu sekitar 3800 juta tahun.Jadual skala waktu geologi dapat dilihat di  Skala Waktu Geologi.
2.       Selimut Bumi (Mantle)
Selimut atau selubung bumi merupakan lapisan yang letaknya di bawah lapisan kerak bumi.Sesuai dengan namanya, lapisan ini berfungsi untuk melindungi bahagian dalam bumi.Selimut bumi tebalnya mencapai 2.900 km dan merupakan lapisan batuan yang padat yang mengandung silikat dan magnesium.Suhu di bagian bawah selimut mencapai 3000 °C, tetapi tekananannya belum mempengaruhi kepadatan batuan.
Inti bumi dibungkus oleh mantel yang berkomposisi magnesium.Inti dan mantel dibatasi oleh Gutenberg Discontinuity.Mantel bumi terbagi menjadi dua iaitu mantel atas yang bersifat plastis sampai semiplastis memiliki kedalaman sampai 400 km. Mantel bawah bersifat padat dan memiliki kedalaman sampai 2900 km.
Mantel atas bahagian atas yang mengalasi kerak bersifat padat dan bersama dengan kerak membentuk satu kesatuan yang dinamakan litosfer.Mantel atas bahagian bawah yang bersifat plastis atau semiplastis disebut sebagi asthenosfer.
Selimut bumi dibahagi menjadi 3 bahagian, iaitu litosfer, astenosfer, dan mesosfer.
a.    Litosfer merupakan lapisan terluar dari selimut bumi dan tersusun atas materi-materi padat terutama batu-batuan. Lapisan litosfer tebalnya mencapai 50-100 km. Bersama-sama dengan kerak bumi, kedua lapisan ini disebut lempeng litosfer.
Litosfer tersusun atas dua lapisan utama, yaitu lapisan sial (silisium dan aluminium) serta lapisan sima (silisium dan magnesium).
·      Lapisan sial adalah lapisan litosfer yang tersusun atas logam silisium dan alumunium. Senyawa dari kedua logam tersebut adalah SiO2 dan Al2O3. Batuan yang terdapat dalam lapisan sial antara lain batuan sedimen, granit, andesit, dan metamorf.
·      Lapisan sima adalah lapisan litosfer yang tersusun atas logam silisium dan magnesium. Senyawa dari kedua logam tersebut adalah SiO2 dan MgO.Berat lapisan sima lebih besar jika dibandingkan dengan berat jenis lapisan sial.Hal itu kerana lapisan sima mengandungi besi dan magnesium.
b.    Astenosfer merupakan lapisan yang terletak di bawah lapisan litosfer. Lapisan yang tebalnya 100-400 km ini dikatakan sebagai tempat formasi magma (magma induk).
c.    Mesosfer meropakan lapisan yang terletak di bawah lapisan astenosfer. Lapisan ini tebalnya 2400-2700 km dan tersusun dari campuran batuan basa dan besi.
3.       Inti Bumi (Core)
Dipusat bumi terdapat inti yang berkedalaman 2900-6371 km terbahagi menjadi dua iaitu inti luar dan inti dalam. Inti luar berupa zat cair yang memiliki kedalaman 2900-5100 km dan inti dalam berupa zat padat yang berkedalaman 5100-6371 km. Inti luar dan inti dalam dipisahkan oleh Lehman Discontinuity.
Dari data Geofizik material inti bumi memiliki berat jenis yang sama dengan berat jenis meteorit logam yang terdiri dari besi dan nikel. Atas dasar ini para ahli percaya bahawa inti bumi tersusun oleh senyawa besi dan nikel.
Inti bumi merupakan lapisan paling dalam dari struktur bumi.Lapisan inti dibezakan menjadi 2, iaitu lapisan inti luar (outer core) dan inti dalam (inner core).
a.    Inti luar tebalnya sekitar 2.000 km dan terdiri atas besi cair yang suhunya mencapai 2200 °C
b.    Inti dalam merupakan pusat bumi berbentuk bola dengan diameter sekitar 2.700 km. Inti dalam ini terdiri dari nikel dan besi (NiFe) yang suhunya mencapai 4500 darjah celcius.
Tujuh lapisan bumi memiliki perbezaan yang sangat jauh antara masing-masing tingkatan, baik dari segi susunannya, ketebalannya, suhu yang terdapat di sana, mahupun satuan (zat) yang ada. Oleh sebab itu, tidak mungkin boleh dikatakan bahawa globe (sfera bumi) hanya ada satu tingkat, seperti apa yang dipercayai pada zaman dahulu. Dari sini kita dapat menyimpulkan bahwa penemuan tingkatan bumi merupakan penemuan baru.Pada zaman diturunkannya Al-Qur’an, penemuan ini belum pernah dibicarakan orang.Penemuan ini baru diinformasikan para ilmuwan pada abad 21 ini.Lalu, bagaimana Al-Qur’an berbicara tentang ini?
Pada ayat berikut dijelaskan tentang 7 tingkatan bumi dan langit:
Yang telah menciptakan tujuh langit berlapis-lapis…” (QS. Al-Mulk [67]: 3).
Allah-lah yang menciptakan tujuh langit dan seperti itu pula bumi.” (QS. Ath-Thalaq [65]: 12).
Tafsir Ibn Kathir pada Surah Athlaq ayat 12 :
Ibnu Jarir mengatakan, telah menceritakan kepada kamj Amr ibnu Ali, telah menceritakan kepada kami Waki', telah menceritakan kepada kami Al-A'masy, dari Ibrahim ibnu Muhajir, dari Mujahid, dari Ibnu Abbas sehubungan dengan makna firman-Nya: tujuh langit dan seperti itu pula bumi. (Ath-Thalaq: 12) Bahwa seandainya aku ceritakan kepada kalian mengenai tafsirnya, tentulah kalian akan mengingkarinya, dan keingkaran kalian itu ialah mendustakan makna ayat ini.
Ibnu Jarir mengatakan pula, telah menceritakan kepada kami Ibnu Humaid, telah menceritakan kepada kami Ya'qub ibnu Abdullah ibnu Sa'd Al-Qummi Al-Asy'ari, dari Ja'far ibnu Abul Mugirah Al-Khuza'i, dari Sa'id ibnu Jubair yang mengatakan bahwa pernah seorang lelaki bertanya kepada Ibnu Abbas tentang makna firman-Nya:
Allah-lah yang menciptakan tujuh langit dan seperti itu pula bumi.”(Ath-Thalaq: 12),
hingga akhir ayat. Maka Ibnu Abbas menjawab, "Apakah yang menjamin bahwa jika aku ceritakan kepadamu maka kamu tidak mengingkarinya?"
Ibnu Jarir mengatakan pula, telah menceritakan kepada kami Amr ibnu Murrrah, dari Abud Duha, dari Ibnu Abbas sehubungan dengan makna ayat ini, yaitu firman-Nya: Allah-lah yang menciptakan tujuh langit dan seperti itu pula bumi. (Ath-Thalaq: 12) Amr mengatakan bahwa Ibnu Abbas mengatakan, "Pada tiap-tiap lapis bumi terdapat orang yang seperti Nabi Ibrahim dan yang semisal dengan jumlah makhluk yang ada di atas bumi."
Ibnul Musanna mengatakan dalam hadis yang diriwayatkannya, bahwa pada tiap-tiap langit terdapat (orang yang sama seperti Nabi) Ibrahim.
Imam Baihaqi telah meriwayatkan di dalam Kitabul Asma was Sifat asar ini dari Ibnu Abbas dengan lafaz yang lebih rinci. Untuk itu ia mengatakan, telah menceritakan kepada kami Abu Abdullah Al-Hafrz, telah menceritakan kepada kami Ahmad ibnu Ya'qub, telah menceritakan kepada kami Ubaid ibnu Ganam An-Nakha'i, telah menceritakan kepadaku Ali ibnu Hakim, telah menceritakan kepada kami Syarik, dari Ata ibnus Saib, dari Abud Duha, dari Ibnu Abbas, bahwa ia telah mengatakan sehubungan dengan makna firman-Nya: “Allah-lah yang menciptakan tujuh langit dan seperti itu pula bumi.”
(Ath-Thalaq: 12) Yakni tujuh lapis bumi, dan pada tiap lapis bumi terdapat seorang nabi seperti nabi kalian, Adam seperti Adam, Nuh seperti Nuh, Ibrahim seperti Ibrahim, dan Isa seperti Isa.
Kemudian Imam Baihaqi meriwayatkannya melalui hadis Syu'bah, dari Amr ibnu Murrah, dari Abud Duha, dari Ibnu Abbas sehubungan dengan makna firman-Nya: “Allah-lah yang menciptakan tujuh langit dan seperti itu pula bumi” (Ath-Thalaq: 12) Bahwa pada tiap lapis bumi terdapat nabi seperti Nabi Ibrahim a.s. Selanjutnya
Imam Baihaqi mengatakan bahwa sanad asar ini sampai kepada Ibnu Abbas sahih.Tetapi asar ini syaz sekali, dan aku tidak mengetahui bahwa Abud Duha merupakan salah seorang pengikut Ibnu Abbas; hanya Allah-lah Yang Maha Mengetahui.
Imam Abu Bakar Abdullah ibnu Muhammad ibnu Abud Dunia Al-Qurasyi, telah mengatakan di dalam kitabnya yang berjudul At-Tafakkur wal I'tibar bahwa telah menceritakan kepadaku Ishaq ibnu Hatim Al-Mada-ini, telah menceritakan kepada kami Yahya ibnu Sulaiman, dari Usman ibnu Abu Dahras yang mengatakan bahwa telah sampai kepadaku suatu berita yang mengatakan bahwa Rasulullah Saw. menjumpai para sahabatnya yang saat itu mereka sedang terdiam, tiada seorang pun yang berkata-kata. Maka beliau Saw. bertanya, "Mengapa kalian tidak berbicara?" Mereka menjawab, "Kami sedang memikirkan makhluk Allah Swt." Maka Nabi Saw. bersabda:
“Memang demikianlah yang harus kamu lakukan.Pikirkanlah olehmu tentang makhluk Allah, dan janganlah kamu pikirkan tentang Allah.Karena sesungguhnya di sebelah barat (magrib) ini terdapat bumi yang putih, cahayanya putih— atau putihnya karena cahayanya— seluas perjalanan matahari selama empat puluh hari.Padanya terdapat suatu makhluk dari makhluk Allah Swt. Mereka tidak pernah durhaka kepada Allah barang sekejap mata pun.Mereka bertanya, "Kalau begitu, di manakah tempat setan selain mereka?" Rasulullah Saw. bersabda, "Mereka tidak mengenal apakah setan telah diciptakan ataukah tidak." Mereka bertanya, "Apakah mereka dari keturunan Adam? Rasulullah Saw. menjawab, "Mereka tidak mengenal apakah Adam diciptakan ataukah tidak."
Hadis ini berpredikat mursal, dan munkar sekali. Dan Usman ibnu Abu Dahras disebutkan oleh Ibnu Abu Hatim di dalam suatu kitabnya, bahwa Usman ibnu Abu Dahras meriwayatkan hadis dari seorang lelaki dari kalangan keluarga Al-Hakam ibnu Abul As, juga telah meriwayatkan darinya (salah seorang keluarga Al-Hakam ibnu Abul As) Sufyan ibnu Uyaynah, Yahya ibnu Salim At-Ta-ifi, dan Ibnul Mubarak. Ibnu Abu Hatim mengatakan bahwa ia pernah mendengar ayahnya berkata demikian.
Surah Al-Mulk [67] di atas menjelaskan kepada kita bahwa ada dua sifat langit:
1. Jumlah langit ada tujuh
2. Bentuk langit bertingkat-tingkat, yakni sebahagian langit berada di atas begian lainnya. Hal ini seperti yang kita ketahui dalam tafsir-tafsir Al-Qur’an dan kamus-kamus bahasa Arab.
Surat Ath-Thalaq [65] ayat 12 hanya memastikan bahawa bumi menyerupai langit.Bila jumlah tingkatan langit ada 7, maka begitu pula dengan jumlah tingkatan bumi juga ada 7.
Dan Rasulullah SAW pun bersabda,
Dari Aisyah radhiyallahu ‘anha, bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
مَنْأَخَذَشِبْرًامِنَالأَرْضِظُلْمًا،فَإِنَّهُيُطَوَّقُهُيَوْمَالقِيَامَةِمِنْسَبْعِأَرَضِيْنَ
Barangsiapa yang mengambil sejengkal tanah secara zalim, maka Allah akan mengalungkan tujuh bumi kepadanya.”(HR. Bukhari dan Muslim).
Pada hadits tersebut, kita mendapati bahwa Rasulullah SAW telah menjelaskan sifat tingkatan dengan sifat yang ketiga, yaitu sifat mengelilingi. Hadits di atas menjelaskan kebenaran tentang tingkatan bumi ini saling mengalungi satu sama lain.
Berbagai kajian dan penelitian geofizik telah membuktikan bahwa bumi terbentuk dari 7 lapisan tertentu dari dalam ke luar dengan susunan sebagai berikut :
1. Kerak Bumi (Crust) = Lapisan 1
2. Selimut Bumi (Mantle)
a.    Litosfer
·  Lapisan sial = Lapisan 2
·  Lapisan sima = Lapisan 3
b.    Astenosfer = Lapisan 4
c.    Mesosfer = Lapisan 5
3.   Inti Bumi (Core)
a.    Inti luar = Lapisan 6
b.    Inti Dalam = Lapisan 7
PENGAJARAN DARIPADA PENCIPTAAN LAPISAN BUMI
Meskipun proses awal penciptaan Bumi memakan waktu yang amat banyak, ternyata penciptaan 7 lapis langit dan bumi hanya memakan waktu 2 hari seperti yang dijelaskan dalam Fussilat ayat 9 yang menjelaskan bahwa Allah SWT telah benar-benar membuat bumi dalam waktu 2 hari, lalu ayat 12 yang isinya kira-kira tentang Allah yang sudah menyelesaikan pembuatan 7 lapis langit selama 7 hari. Tapi kadang-kadang kita bingung bagaimana ceritanya Bumi bisa terbentuk setelah Allah SWT menggunakan asap untuk membuat langit dan menggunakan lumpur untuk menjadi Bumi.

Pada saat itu, Allah SWT memerintahkan Towas dan Jibril sebagai kedua malaikat utusannya, dimana mereka kemudian diperintahkan untuk mengumpulkan lumpur-lumpur tersebut.Setelah terkumpul, lumpur tersebut kemudian dihamparkan oleh Jibril dan langsung menjadi tujuh lapis bumi yang ada tepat di atas air dari perubahan permata putih tadi.Saat itu juga, Allah SWT menetapkan bahawa pusat bumi adalah Mekkah, dan Jibril diperintahkan lagi untuk membuat hamparan lumpur tadi rata.Allah SWT kemudian membuat gunung-gunung serta bukit yang fungsinya kemudian adalah sebagai pasak dari bumi itu sendiri. Allah kemudian mulai menciptakan yang ada di angkasa, mereka yang ada di dalam tanah, tetumbuhan, dan bebatuan ketika Ia selesai dengan penciptaan 7 lapis langit dan bumi. Hal ini jelas menunjukkan
bahawa Allah SWT maha kuasa dan mampu melakukan apa yang dikehendakiNya .

TINTA PENULIS


Allah menegaskan bahwa Dia tidak menciptakan langit, bumi dan apa yang ada diantara keduanya secara main-main, kecuali dengan al-haq.[1] Itu berarti bahwa tidak ada ciptaan Allah, sekecil apapun ciptaan itu, yang tidak memiliki arti dan makna, apa lagi alam semesta yang terbentang luas ini. Dari sudut pemerhatian kita boeh lihat bahawa setian ciptaan Allah SWT yang terdapat di atas muka bumi ini mempunyai fungsi tertentu dan memainan peranan yang vital dalam menyempurnakan sistem di atas dunia . Sebagai contohnya kita boleh lihat bahawa gunung menggalas tanggungjawab yang amat penting pada bumi ini iaitu sebagai pasak . Hal ini tidak dapat dinafikan bahawa fenomena alam yang tidak diingini berlaku seperti gempa bumi adalah disebabkan sifat manusia yang meratakan bukit dan menggunung sejurus mengakibatkan hilangnya fungsi gunung tersebut  sebagai pasak di bumi . Allah telah menciptakan dan mengatur alam semesta dan semua makhluk yang berada di dalamnya, tentu saja Dia pula yang memiliki kehendak dan kekuasaan yang mengatasi kehendak dan kekuasaan makhluknya .
Sejurus daripada penciptaan Allah yang unik seperti batu –batuan yang terdapat dalam tanah dan sebagainya jelas menunjukkan bahawa Allah berkuasa untuk mencipta apa sahaja yang dikkehendaki-Nya daripada sekecil-sekecil zarah hinggalah sebesar-sebesar sistem solar . PenciptaanNya juga merupakan ciptaan yang unik lagi kompleks yang tidak mampu sama sekali oleh sesiapun untuk menirunya . Walaupun segelintir manusia yang mampu meniru ciptaanNyaakan tetapi mustahil untuk memperolehi ciri-ciri yang sama seperti asalnya. Keaslian ciptaan Allah SWT tidak mampu ditandingi oleh makhluk-makhluk yang lain.
Akhir sekali , ciptaan Allah SWT jelas sekali menunjukkan bahawasaNya Ia mampu melakukan perkara-perkara di luar jangkaan manusia seperti penciptaan 7 lapisan bumi . Sesungguhnya setiap ciptaan Allah SWT mempunyai struktur yang kompleks dan sangat sempurna di mata hamba-hambanya . Secara amnya , setiap struktur yang terdapat pada alam semesta sudah lama difirmankan dalam Al-Quran akan tetapi pembuktiannya banyak dilakukan oleh Cendekiawan lalu mereka dengan senangnyamengatakan bahawa segala teori penemuan tersebut adalah disebabkan ketinggian intelektual mereka . Oleh itu, kita perlulah mengambil inisiatif dalam mengkaji perkara-perkara yang terdapat dalam Al-Quran sejurus membuktikan akan kesahihan isi kandungan Al-Quran pada masyarakat kini dengan harapan martabat orang Islam akan senantiasa  dipandang penganut-penganut agama lain .

Sekian , terima kasih .

16 November 2016

College life has began


Tajuk macam nak tulis entri kali dalam bahasa inggeris tapi minta maaf la masih tak ada lagi keyakinan memandangkan keputusan ELC aku tak pernah nak A . Okay dah lewat malam pun tapi nak juga post something untuk kali kedua untuk tahun ni . Almost 12 months menyepi dengan kerja sambilan sambilan sebelum masuk alam asasi dan sekarang dah dapat result sem 1 dan hampir nak masuk semester 2 dah pun 5 hb disember ni . Sebelum aku mula nak bercerita panjang nak ucapkan tahniah pada diri sendiri dan kawan-kawan sebab berjaya habiskan semester satu asasi sains , tesl , engineering dan law . Well done guys and keep it up !

Sekejap sangat masa berlalu , macam dah tak percaya yang diri ni semakin dewasa , berjauhan dengan parents , manage kewangan untuk perbelanjaan harian , mingguan , bulanan . Memang dapat rasa perbezaan tu sebab 374km dari rumah bukan la dekat . Yang penting dah tinggal berjauhan tu jangan la lupa call parents dekat rumah ni . Ingat semua ilmu yang kita nak timba tu lagi berkat kalau dapat keredhaan ayah mak kita . Kalau boleh berusaha la sampai berjaya mencapai cita-cita impian parents kita ( nasihat untuk diri sendiri sama ) . Dalam hidup sapa lagi yang kita nak bahagiakan selain mak ayah kita sekarang - pelajar .

So , aku masuk sikit pengenalan tempat aku study foundation sekarang the only one CFS UiTM , Kampus Dengkil , Selangor . Pada sesiapa yang nak tahu atau belum tahu yang uitm ni ada asasi boleh baca . Dulu asasi uitm ni dekat UiTM Puncak Alam . Mula Disember tahun lepas 2015 , asasi uitm dikhaskan di kampus uitm dengkil . So life kat sini okay la rasa la juga kebebasan tu dari zaman sekolah sebab boleh handphone merata cerok , dalam kelas etc . Jadual best , tambah jadual aku kan hari isnin start pukul 11 pagi - tak pernah lagi okay feeling monday blues sangat . Satu rumah ada tiga bilik , dua bilik air , satu bilik dua orang , jadi jumlah semua ada la enam orang dalam satu rumah . Aku tak rasa homesick teruk sangat sebab roommate aku budak batch sama sekolah menengah atas dan ada lagi sorang bilik sebelah .

Students yang study foundation ni jumlah semua empat ribu lebih la dan majoritinya asasi sains lebih kurang ada tujuh puluh lebih group . Bagi aku tak perlu pun nak beli buku teks except untuk bio dengan physics . Chemistry tu boleh baca lecturers note saja senang paham , paling penting kalau boleh jangan la ponteng kelas . Sehari tak masuk lecture memang yang ketinggalan , memang akan payah untuk nak cover . Ni aku cakap bukan kepada yang gifted yang tu terserah la . Bagi kalau ponteng kelas ni memang tak rasa hormat pada pensyarah dan mak ayah dekat rumah . Jangan ikut kawan yang selalu membudayakan hedonisme dalam kehidupan mereka .

Alhamdulillah , sebenarnya yang membuatkan rasa comfort tu mungkin sebab kawan kawan dari sekolah dapat sambung belajar sama dekat sini termasuklah paan , mirzan , long dan ramai lagi . Walaupun jarang sangat dapat jumpa kalau  hari minggu sebab jadual tak sama tapi still ada waktu makan malam yang akan gather la kejap before balik . Sembang-sembang kosong kekadang selit la sikit pasal lecture , topics yang pensyarah ajar tu . Relaks kan diri ni sikit jangan terlampau stress kan . Kekadang dan selalunya awal semester boleh la hujung minggu tu terjah KL , bila hujung hujung ni semua orang nak buat preparation untuk final exam kan . So, kena limitkan diri untuk lagha

OK I think thats all for this entry and wait for my upcoming post , sayonara !!!

G3 classmates 

G3 beraya ?

Lab-reportmates for all subjects 

last lab semester 1 with dr hannah ( chemistry )

weolz release stress before final exam

trigen x dengkil ( tak semua ada )



G3 gents ( Anas , Syafiq , Armien) ???

jelajah putrajaya sebelum start lecture

Second day MDS , bangunan pentadbiran

end of sem 1 !!!